SIDRAP.Titik-Terang.com. Dihadapan Tokoh Masyarakat Desa Carawali Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, 5 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik 114 Universitas Hasanuddin Pemaparan program dipimpin oleh Koordinator Desa, Afdhal Faizur Ridho, mewakili lima anggota posko KKN Unhas: Afdhal, Nabila, Aisyah, Selmi, dan Mardiati. Program kerja yang diajukan mencakup berbagai aspek, antara lain edukasi Bahasa Inggris melalui kegiatan “English Fun Day”, pelatihan pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk organik, kampanye pencegahan stunting dengan slogan “Gemar Makan Telur”, penyuluhan pembuatan ekobrick sebagai solusi pengelolaan sampah, dan pendampingan digitalisasi UMKM desa di Aula terapung cellie 15 /juli/2025.
Dosen Pendamping dari Universitas Hasanuddin, Dr. Ir. Ar. H. Edward Syarif, S.T., M.T., turut hadir memberikan dukungan dan dalam sambutannya berpesan kepada Mahasiswa untuk memanfaatkan waktu yang terbatas ini dalam pengabdian masyarakat,dengan inovaasi yang kreatif, bekerja sama dengan TIM dan berbaur dengan masyarakat, juga menitipkan kepada warga Carawali untuk menerima Mahasiswa yang berKKN.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Abdul Hafid Mekka, S.IP., selaku Kepala Desa Carawali. dalam saabutannya, menyambut baik kedatangan Mahasiswa dan berharap memberikan edukasi dan yang membantu masyarakat. Seminar dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa, termasuk Sekretaris Desa, para staf, Bhabinkamtibmas, Imam Desa, para Kepala Dusun dan Kepala Sekolah, kader Posyandu, PKK, serta Ketua dan anggota BPD.
Selain program individu, forum juga menyepakati pelaksanaan program bersama berupa pembentukan kelompok senam desa lengkap dengan struktur dan tata kelolanya. Forum berjalan aktif dengan antusiasme peserta yang memberikan berbagai saran dan masukan konstruktif.
Kegiatan seminar program kerja ini gabungan dari KKN tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Hasanuddin, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, dan IAIN Parepare, sebagai bentuk sinergi pengabdian dalam upaya pengembangan desa yang berkelanjutan.(mk)










